Strategic Management

Strategic Management

Era globalisasi sekarang menuntut dunia usaha untuk lebih kompetitif dengan membuat langkah-langkah dan strategi yang jitu agar suatu usaha dapat bertahan dan semakin berkembang. Level manajemen tertinggi suatu perusahaan sudah seharusnya memiliki rencana dan strategi dalam menjalankan usahanya. Namun rencana dan strategi tidak akan membuahkan hasil yang optimal jika tanpa membuat suatu tata kelola seluruh aktivitas yang melibatkan semua komponen jajaran perusahaan. Nah disinilah pentingnya suatu Strategic Management diterapkan, dimana strategic management tersebut harus selalu update seiiring dengan perkembangan perusahaan dan digunakan untuk membuat penyesuaian maupun revisi dari rencana dan strategi perusahaan sebelumnya.

 

Apa itu Manajemen Strategi?

Beberapa ahli mendefinisikan Strategic Management atau Manajemen strategi/ manajemen strategik adalah seni dan ilmu dalam menyusun, menerapkan, dan mengevaluasi berbagai keputusan lintas fungsional yang memungkinkan sebuah perusahaan/organisasi untuk mencapai tujuan.

Dengan kata lain manajemen strategi dalam suatu perusahaan adalah proses atau rangkaian aktivitas pengambilan keputusan yang sifatnya mendasar dan menyeluruh, disertai dengan penetapan cara pelaksanaannya, yang dibuat oleh pimpinan perusahaan dan diterapkan kepada seluruh jajaran di dalam perusahaan tersebut untuk mencapai tujuan.

Dalam pelaksanaannya manajemen strategi harus menjadi pedoman dasar untuk pengambilan keputusan dalam perusahaan, dan harus terus dikaji ulang dan dimodifikasi dengan membuat penyesuaian dan revisi-revisi seiring dengan informasi dan perkembangan yang ada.

Manajemen strategis berfokus pada proses penetapan tujuan perusahaan, membuat dan mengembangkan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai tujuan, serta mengalokasikan sumber daya yang ada  untuk menerapkan kebijakan dan merencanakan pencapaian tujuan.

 

Tujuan Manajemen Strategi

Dalam pelaksanaannya manajemen strategi harus menjadi pedoman dasar  untuk pengambilan keputusan dalam perusahaan, dan harus terus dikaji ulang dan dimodifikasi dengan membuat penyesuaian dan revisi-revisi seiring dengan informasi dan perkembangan yang ada. Seorang pebisnis ataupun seorang Manager perusahaan akan mengatur, menerapkan dan mengevaluasi strategi-strategi yang sudah disepakati untuk mencapai target yang diinginkan.

Ada empat tujuan utama manajemen strategi dalam berbagai kegiatan (Suwandiyanto-2010:02), yaitu:

1.    Memberikan arah pencapaian tujuan organisasi/perusahaan

Dalam hal ini, seorang manajer strategi harus mampu menunjukkan kepada semua pihak kemana arah tujuan perusahaan. Karena, arah yang jelas akan dapat dijadikan landasan untuk pengendalian dan mengevaluasi keberhasilan.

2.   Membantu memikirkan kepentingan berbagai pihak

Perusahaan harus mempertemukan kebutuhan dari berbagai pihak, seperti  supplier, karyawan, pemegang saham, pihak perbankan, dan masyarakat secara luas. Komponen tersebut berperan dalam menentukan berhasil atau tidaknya kebijakan yang dibuat.

3.   Mengantisipasi setiap perubahan kembali secara merata

Dengan adanya manajemen strategi memungkinkan para eksekutif untuk mengantisipasi perubahan dan menyiapkan pedoman dan pengendalian. Tujuannya untuk memperluas kerangka berpikir mereka secara perspektif dan memahami kontribusi yang baik untuk saat ini dan waktu yang akan datang.

4.   Berhubungan dengan efisiensi dan efektivitas

Tanggung jawab seorang manajer bukan hanya mengkonsentrasikan kemampuan atas kepentingan efisiensi, melainkan juga memiliki perhatian yang serius terhadap sumber daya yang ada agar bekerja keras melakukan sesuatu secara lebih baik dan lebih efektif.

Penerapan manajemen strategi yang baik dan tepat sasaran akan sangat dibutuhkan untuk kegiatan apapun, terutama dalam menjalankan bisnis. Strategi yang tepat dan disusun secara terorganisir akan membuat sebuah organisasi dapat lebih mudah melaksanakan misi untuk mencapai tujuan.

Pada pelaksanaannya tujuan manajemen strategis adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mengimplementasikan dan melakukan evaluasi strategi yang telah dipilih secara efektif dan efisien
  2. Bertujuan untuk mengevaluasi kinerja, meninjau, mengkaji ulang, melakukan koreksi dan penyesuaian jika ditemukan penyimpangan dalam implementasi strategi
  3. Untuk membuat strategi baru yang dirumuskan agar sesuai dengan perkembangan lingkungan eksternal
  4. Bertujuan untuk meninjau ulang kekuatan dan kelemahan organisasi, melihat peluang dan ancaman dalam bisnis
  5. Agar organisasi dapat berinovasi atas produk atau layanan sehingga bisa terus diterima oleh konsumen.

 

Manfaat Manajemen Strategi

Dalam dunia bisnis sangatlah perlu membuat manajemen strategi untuk mencapai target yang diinginkan. Beberapa manfaat bisa didapat jika suatu kegiatan bisnis memiliki manajemen strategi yang baik, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi kegiatan bisnis/perusahaan tersebut
  2. Aktivitas perumusan strategi akan membantu meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menghadapi berbagai kendala dan tantangan
  3. Perumusan manajemen strategi yang baik akan membantu mencegah berbagai masalah yang berasal dari dalam ataupun dari luar
  4. Keikutsertaan para karyawan dalam merumuskan strategi akan membuat mereka mengerti dan menghargai produktivitas yang pada akhirnya akan meningkatkan motivasi kerja
  5. Dalam pelaksanaannya penerapan manajemen strategi yang baik akan membuat perusahaan menjadi lebih peka terhadap ancaman dari luar
  6. Penerapan manajemen strategi akan membuat proses operasional perusahaan menjadi lebih efektif dan efisien
  7. Melalui proses evaluasi penerapan manajemen strategi akan membantu perusahaan untuk dapat bertahan dan beradaptasi terhadap perubahan yang ada
  8. Suatu perusahaan yang memiliki manajemen strategi dalam pelaksanaannya akan lebih berkembang dibandingkan dengan perusahaan yang belum menerapkannya

 

Proses dan Tahapan Manajemen Strategi

Manajemen strategis mengkombinasikan aktivitas-aktivitas dari berbagai bagian fungsional suatu bisnis untuk mencapai tujuan. Jika seorang pebisnis ingin memulai bisnisnya maka hal pertama yang dibutuhkan adalah bagaimana menyusun manajemen strategi dengan baik. Ada tiga tahapan dasar  dalam manajemen strategis, yaitu perumusan perencanaan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi.

David (2011:6) menjelaskan bahwa proses manajemen strategis terdiri dari tiga tahapan, yaitu :

a.    Perumusan Strategi (Strategy Formulation)

Pada tahap ini seorang pebisnis/perusahaan akan mengembangkan visi dan misi, mengidentifikasi peluang eksternal organisasi dan ancaman, menentukan kekuatan dan kelemahan internal, menetapkan tujuan jangka panjang, menghasilkan strategi alternatif, dan memilih strategi tertentu untuk mencapai tujuan.

Seringkali pada tahap ini penggunaan Analisis SWOT diperlukan untuk menganalisis kelayakan manajemen strategi tersebut.

b.   Implementasi Strategi (Strategy Implemented)

Pada tahap ini semua strategi yang telah ditetapkan akan di implementasikan. Pada tahap ini mengharuskan perusahaan untuk menetapkan sasaran tahunan, membuat kebijakan, memotivasi karyawan, dan mengalokasikan sumber daya sehingga perumusan strategis dapat dilaksanakan. Pelaksanaan strategis mencakup pengembangan budaya yang mendukung strategi, penciptaan struktur organisasi yang efektif, pengarahan kembali usaha-usaha pemasaran, penyiapan anggaran, pengembangan dan pemanfaatan sistem informasi, serta menghubungkan kompensasi untuk karyawan dengan kinerja organisasi.

c.    Evaluasi Strategi (Strategy Evaluation)

Evaluasi strategi adalah tahap akhir dalam manajemen strategis. Manajer sangat membutuhkan untuk tahu kapan strategi tertentu tidak bekerja dengan baik; Evaluasi strategi adalah alat utama untuk memperoleh informasi ini, dengan penilaian atau melakukan proses evaluasi strategi. Ada tiga aktivitas mendasar dalam penilaian evaluasi strategi, yaitu :

  • Peninjauan ulang faktor-faktor eksternal dan internal yang menjadi landasan bagi strategi saat ini
  • Pengukuran kinerja, dan
  • Pengambilan langkah korektif terhadap kekurangan kinerja sebelumnya untuk keberhasilan di masa yang akan datang.

Penilaian strategi sangat diperlukan oleh suatu perusahaan karena strategi yang berhasil untuk saat ini tidak selalu berhasil untuk di masa yang akan datang.

 

Dari penjelasan diatas diharapkan seorang pebisnis akan paham pentingnya memiliki manajemen strategi yang efektif dalam menjalankan suatu bisnis, apalagi di saat ini dimana dunia usaha semakin kompetitif sehingga para pebisnis harus memiliki strategi yang jitu dan tangguh untuk dapat bertahan dan semakin berkembang.

Bagaimana cara menyusun manajemen strategi bisnis yang efektif?  Anda dapat lihat disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *